gak jelasApril 30, 2007 2:36 am
1 pisau yang tajam jauh lebih berguna dari 1000 pisau yang tumpul
Program pengajaran sekolah menengah umum terdiri dari :
PROGRAM UMUM
Program pengajaran umum mencakup bahan kajian pelajaran yang disusun dengan mata pelajaran sebagai berikut :
Kelas X(KBK)
No Mata Pelajaran
1 Pendidikan Agama
2 Kewarganegaraan
3 Bahasa dan Sastra Indonesia
4 Bahasa Inggris
5 Matematika
6 Kesenian
7 Pendidikan Jasmani
8 Sejarah
9 Geografi
10 Ekonomi
11 Sosiologi
12 Fisika 3
13 Kimia 3
14 Biologi
15 Teknologi Informasi
16 Ketrampilan/Bahasa
17 Bimbingan Konseling
Kelas II
No Mata Pelajaran
1 PPKn
2 Pendidikan Agama
3 Bahasa dan Sastra Indonesia
4 Sejarah Nasional dan Dunia
5 Bahasa Inggris
6 Penjaskes
7 Matematika
8 IPA
A.Fisika
B.Biologi
C.Kimia
9 Fisika
A.Ekonomi/Akuntansi
B.Sosiologi
C.Geografi
10 Bimbingan Konseling
PROGRAM KHUSUS
Program pengajaran khusus diselenggarakan di kelas III terdiri dari:
A. Program Ilmu Pengetahuan Alam
No Mata Pelajaran
1 PPKn
2 Pendidikan Agama
3 Bahasa & Sastra Indonesia
4 Sejarah Nasional & Dunia
5 Bahasa Inggris
6 Penjaskes
Khusus :
1 Fisika
2 Biologi
3 Kimia
4 Matematika
B. Program Ilmu Pengetahuan Sosial
No Mata Pelajaran
1 PPKn
2 Pendidikan Agama
3 Bahasa & Sastra Indonesia
4 Sejarah Nasional & Dunia
5 Bahasa Inggris
6 Penjaskes
Khusus :
1 Ekonomi/Akuntansi
2 Sosiologi
3 Tata Negara
4 Antropologi
5 Matematika
Butuh seorang dengan tingkat kecerdasan tinggi untuk menguasai secara mendalam semua materi diatas, yup menguasai, bukan sekedar paham apalagi hanya hafal, seseorang yang tahu apa kegunaan dari pelajaran yang mereka terima seseorang yang tahu bagaimana mengaplikasikan apa yang guru mereka ajarkan, betul kurikulum diatas adalah kurikulum
sekolah menengah umum yang notabene tidak bertujuan melahirkan tenaga siap pakai (siap dipakai ? ), jadi kalau cuma sekedar belajar tanpa penguasaan mendalam apa gunanya belajar di smu ? apakah hanya memberikan dasar keilmuan sebelum melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi? jika iya apa bedanya dengan sekolah dasar (selain umur muridnya yang lebih tua), atau "hanya" sekedar mengisi waktu sebelum melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi ?.
Para pendekar sakti di dunia persilatan bukanlah pendekar yang tahu banyak jurus, tapi yang menguasai satu jurus dan dalam.
